Seorang pemburu
pergi ke hutan membawa busur dan tombak. Di balik pohon dia menunggu
sasarannya sambil berkhayal pulang membawa seekor rusa. Tak lama
menunggu, seekor kelelawar besar yang kesiangan hinggap di pohon di depan
si pemburu, namun ia mengabaikannya. Tidak lama, seekor babi lewat dan
berhenti di sampingnya. Pemburu itu menggerutu berharap babi itu segera
pergi.
Setelah agak lama pemburu menunggu, tiba-tiba terdengar
langkah kaki binatang. Ia mulai siaga, tapi ternyata... hanya seekor
kijang. Iapun membiarkannya lewat. Baru setelah sore, rusa yang ditunggu
lewat. Rusa itu sempat berhenti di depan pemburu, tapi sang pemburu
sedang tertidur. Ketika rusa itu hampir menginjaknya, ia kaget. Spontan
ia berteriak, "Rusa!" sehingga rusapun kaget dan lari sebelum ia
menombaknya. Alhasil ia pulang tanpa membawa apa-apa.
Banyak
orang mempunyai idealisme terlalu besar untuk memperoleh yang
diinginkannya. Tawaran dan kesempatan-kesempatan kecil dilewati begitu
saja, tanpa pernah berpikir bahwa mungkin di dalamnya ia memperoleh
sesuatu berharga. Tidak jarang orang-orang seperti itu akhirnya tidak
mendapatkan apa-apa.
Berpikir sederhana, bukan berarti tanpa
logika yang sehat. Tapi ingatlah bahwa Tuhan mengajarkan kita setia pada
perkara-perkara kecil lebih dulu sebelum dipercayakan perkara yang
besar. Dengan penuh hikmat, marilah kita belajar berpikir bijak sebelum
mengambil keputusan.
Orang bijak dapat melihat sesuatu yang berharga dalam setiap kesempatan yang ada..!!
Tidak ada komentar:
Posting Komentar